Sabtu, 11 Juni 2016
sisi lain
Senin, 25 April 2016
Baik
Aku terpaku dalam blog kecilku malam ini...
Ntah kenapa, hasratku ingin menulis menceritakan segelintir tawaku hari ini
Ntah ini baik atau tidak. Tapi ku anggap saja ini ceritera yang lucu untuk ditulis dalam catatan kecil ini.
Kurang lebih 3 minggu yang lalu. Aku bertemu dengan mereka, teman baru. Mereka asing bagiku yang perlahan lahan dimana situasi mencoba untuk membuat kami untuk harus dan harus dan harus terus bersama. Perasaan bahagia bercampur aneh ketika seseorang harus menceritakan kegiatan sehari2nya sembari berkeluh kesah akan perjalanan perkuliahan ini. Perjalanan menginjakan kaki di kepala dua yang penuh dengan tanda tanya. Aneh rasanya ketika kami bisa bercerita ntah harus memikirkan apakah mereka paham akan kegelisahanmu dan kegelisahanku layaknya sahabat lama yang tahu betul tentang sahabatnya.
Kulihat mereka saling menjadi mak comblang layaknya birojodoh. Ya tak terpungkiri ada aku diantara mereka yang berlomba2 melemparkan boomerang yang ku tahu akan kembali lagi pada ejekan ejekan manja penuh tanda tanya.
Yah... proses. Ini proses sekumpulan homosapiens yang mencoba mendekatkan diri pada segerombolan yang asing pada saat ini. Ketakutanku mulai muncul. Tahuku ini hanya ketakutanku belaka.... Dimana hati yang kadang lebih rapuh dari pada logika. Dimana otak yang tidak mampu lagi berpikir jernih. Dimana hati tidak lagi berfikir realistis. Dimana hati yang mulai egois. Menghancurkan kami satu persatu. Merenganggkan karena perasaan takut dia terlalu dalam. Memang boomerang. Emang! .
Kadang lucu untuk di bayangkan. Proses penjodohan emang sangat efektif untuk pengakraban. Tapi apakah tidak diantara kami yang berfikir kalau itu akan .... ah sudahlahh
Mungkin ini hanya pikiran kotorku saja. Semoga ini tidak terjadi disini. Ya bukan aku. Jelas. Kegelisahanku akan mereka.... ah sudahlah...
Senyumku tiap kali aku melihat mereka bersama. Tidak ada salahnya seekor kupu kupu jatuh cinta pada seekor singa. Tidak ada salahnya kalau semua baik baik saja. Hanya saja kalau iya bersama. Aku tidak mau ekosistem kami hancur hanya gara gara penebangan liar. Tidak tega aku melihat rantai makanan putus hanya karna tidak adanya amoeba. Yang ku tahu pasti aku bahagia ada diantara mereka. Meskipun hutan yang tidak lagi hijau karna kemarau. Ini hanya masalah hutan. Hukum alam telah ada dimana Burung akan tetap bisa berkicau biarpun dia di sangkar. Yahhh selama dengan mereka ku tahu aku akan bahagia melalui proses ini. Selamat malam dunia. Salam manis klrjtr :)
Rabu, 24 Juni 2015
Curhatan
Terisris namun tak berdarah, tejahit tapi tak berbekas. Ketika berbicara selalu dianggap perselisihan, dan diam dianggap melawan. Ingin berteriak tetapi tersendak. Ingin berontak tapi tak bernyali. Kami hanya diam. Bertatap pun tidak.
Bohong semua hanya bohong. Kadang berfikir ingin sekali mengakhiri drama melankolis realistis ini. Bosann sangat bosan.... kau seakan menikmati duniamu. Duniamu yang penuh dengan canda tawa wanita wanita haus akan belaian pria. Betah dan bahkan menjadi suka ini semua menjadi kebiasaan biasa....
Kau yang dulu aku tau bukanlah sosok yang seperti mereka. Ternyata sama saja...
Menjilat ludah bahkan mencarinya yang sudah tak bersisa.
Sudahi ini semua. Karna mungkin aku yang tidak bisa menerima.....
Minggu, 21 Juni 2015
Senat Mahasiswa
Jumat, 19 Juni 2015
GERCOM

Aku besar dan aku ada dan aku menjadi seperti ini karena mereka... kata orang... ada 3 situasi yang membentuk suatu karakter dan sifatmu.
3. Aftri Wini Theresia
kawan satu ini biasanya dipanggil ami ami. tepatnya dia lahir 5 april 1994. dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang tinggi. kami telah bersama kurang lebih sejak kami duduk di bangku 3 SD. banyak pengalaman bodoh yang sudah dilewatin. sampe kalau ditulis dalam buku sudah melebihi kisah Harry Potter gitu... susah senang sedih sampe berantem hebat pun pernah kami lalui. kawan 1 ini sekarang menatap di bandung dengan pekerjaan sebagai mahasiswi juruan sastra bahasa inggris. katanya sih biar bisa modal cari jodoh bule... apapun itu... btw foto diatas bukan anaknya! dia masi lajang dan sedang mencari pasangan hidup yang setia!
Namanya Erin . Tok.beneran cuman Erin. singkat padat dan jelas. sama kisahnya kaya wini tadi... kami kenal sejak kami masi ingusan,berandalan, dan suka dibully. cew satu ini adalah orang yang penyabar dan suka diam. salah satu cewek yang hidupnya adem ayem aja, tidak suka mencari masalah. :)
5. Colleen Tania
Dani Hartopo
jengg jengg penampakan
Dari nama mungkin semua orang akan mengira kalo aku adalah seorang lelaki keturunan Jawa :)
Aku lahir di Jakarta dan Ber-akta lahir Jambi. Ini masih menjadi misteri bagiku karna aku tidak mengetahui kebenaran yang pasti karna aku tidak ingat aku berada dimana pada saat nyokab gua melahirkan gua....aku hanya diceritakan oleh nyokab dan bokap aja kalo aku lahir dijakarta. secara prematur dengan ukuran yang nyaris seperti botol Aqua 1500ml. :]
Aku seorang perempuan yang masih mencari jati diri, besar di Jambi, dan sekarang berdomisili di Kota penuh cerita, Yogyakarta. Aku mengambil study disini, tepatnya di fakultas ekonomi atmajaya dengan jurusan akuntansi yang menurut aku itu adalah jurusan yang ( sucks ) arghhhhh
Sangat sangat menyukai travelling, sangat sangat menyukai kegiatan apapun, sangat sangat menyukai kesenangan, sangat sangat menghargai pengalaman, sangat sangat menyukai pembelajaran, dan sangat sangat mensyukuri semua keadaan.
Mungkin selanjutnya kalian bakal mengenal aku dari post post selanjutnya... :)
Pengantar
Sekarang, mungkin tidak terlalu terlambat untuk menceritakan kisah kisah kehidupan aku dan dunia.
well...
sebelumnya sudah sekian lama dan mungkin telah terlalu lama aku sibuk mengurusi dunia orang lain, berkecimpung langsung dalam dunia mereka, dan berdinamika didalamnya... mungkin dengan alasan mengkocar kacirkan semua yang bisa di rapikan dan diberantakan lalu disusun lagi layaknya puzzle yang tercercah menjadi beberapa kepingan kepingan yang usang. Mencari tahu akan teka teki karena mungkin isi hati tidak ada yang akan tahu. menolong layaknya malaikat biarpun aku tahu mereka akan baik baik saja dengan tidak adanya aku diantara mereka. Inilah aku dengan segenap kesibukanku. ketidak jelasanku, kehampaanku, dan inilah duniaku.
Aku telah asyik mengurusi, memperdulikan, menikmati, menolong, memikirkan perasaan seseorang, dan terkadang aku tidak sempat untuk mendokumentasikannya dalam bentuk apapun. baik dalam jepretan foto, maupun dalam bentuk goresan diatas sehelai kertas.
Sekarang, mungkin tidak terlalu terlambat bagiku untuk menjadikan semua moment menjadi sebuah kenangan yang mungkin hanya segelintir orang yang dapat mengetahui dan memahami ini semua.













